Benar, Seorang Pria Italia Terinfeksi Cacar Monyet, Covid-19, dan HIV Sekaligus

Rabu, 31 Agustus 2022 13:50 WIB

Benar, Seorang Pria Italia Terinfeksi Cacar Monyet, Covid-19, dan HIV Sekaligus

Sebuah unggahan mengklaim pria asal Italia menjadi pasien yang positif terinfeksi cacar monyet, Covid-19, dan HIV pada saat yang bersamaan. Unggahan ini tersebar di media sosial Instagram pada 25 Agustus 2022. 

Akun tersebut menambahkan narasi “Seorang pria asal Italia jadi orang pertama di dunia yang positif terinfeksi cacar monyet (monkey pox), Covid-19, dan HIV pada saat yang bersamaan. Ketiga infeksi itu baru diketahui saat pria berusia 36 tahun itu melakukan perjalanan ke Spanyol.

Para peneliti di University of Catalonia mengatakan, temuan ini menunjukkan gejala cacar monyet dan Covid-19 bisa tumpang tindih atau berbarengan terjadi. Kondisi tersebut menguatkan dalam kasus koinfeksi (infeksi berulang), pengumpulan anamnestik dan kebiasaan seksual sangat berpengaruh untuk melakukan diagnosis dengan benar.

Peneliti menyebut, karena ini merupakan satu-satunya kasus cacar monyet, Covid-19, dan koinfeksi (infeksi berulang) HIV yang dilaporkan, maka masih belum cukup bukti yang mendukung bahwa kombinasi ini dapat memperburuk kondisi pasien. #faktanyagoogle #FGTrivia #italia #cacarmonyet #covid19 #hiv

Tangkapan layar foto ilustrasi yang digunakan akun Instagram mengenai pria Italia yang terinfeksi 3 virus secara bersamaan.

Hingga artikel ini ditulis, unggahannya telah mendapatkan respon 24 ribu kali disukai.

PEMERIKSAAN FAKTA  

Untuk memeriksa klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo mula-mula menelusuri informasi tentang pria asal Italia menjadi orang pertama di dunia yang positif terinfeksi cacar monyet, Covid-19, dan HIV pada saat yang bersamaan dari sumber kredibel. Hasilnya, seorang pria Italia 36 tahun tercatat menjadi orang pertama yang ditemukan positif terinfeksi cacar monyet, Covid-19, dan HIV secara bersamaan.

Dikutip Business Insider India dari Journal of Infection, seorang pria Italia, 36 tahun, menjadi orang pertama yang secara bersamaan di tes positif untuk monkeypox, Covid-19, dan HIV. Pria ini mengalami gejala 9 hari setelah kembali dari Spanyol dan menghabiskan 5 hari dari 16-20 Juni untuk berlibur. Di sana dia melakukan hubungan seks tanpa kondom. 

Pada 2 Juli 2022, ia dinyatakan positif terjangkit Covid-19, diikuti cacar monyet, dan kemudian HIV. Pria itu dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan laporan studi kasus yang diterbitkan dalam Journal of Infection pada 19 Agustus 2022. 

Dalam Journal of Infection yang berjudul “First case of monkeypox virus, SARS-CoV-2 and HIV co-infection”, kasus pertama virus monkeypox, SARS-CoV-2 dan koinfeksi HIV dilaporkan terjadi secara bersamaan. 

Dalam jurnal tersebut digambarkan pasien, seorang pria Italia berusia 36 tahun yang menghabiskan 5 hari di Spanyol mengalami demam hingga 39°celcius. Juga disertai dengan sakit tenggorokan, kelelahan, sakit kepala, dan limfadenomegali inguinalis kanan. 

Pada 2 Juli 2022, ia kemudian dinyatakan positif SARS-CoV-2. Pada sore hari yang sama, ruam mulai muncul di lengan kirinya. Hari berikutnya, vesikel kecil yang menyakitkan yang dikelilingi oleh halo eritematosa muncul di batang tubuh, tungkai bawah, wajah, dan glutes. 

Pada tanggal 5 Juli, ia dievakuasi ke unit gawat darurat Policlinico “G. Rumah Sakit Universitas Rodolico - San Marco” di Catania, Italia, karena penyebaran vesikel yang progresif dan tidak terputus. Ia kemudian dipindahkan ke Unit Penyakit Menular. 

Presentasi kasus pasien yang terpapar cacar monyet, Covid-19, dan HIV secara bersamaan (Sumber: Journal of Infection)

Dilansir dari newsweek, meski pria dari Italia ini positif COVID-19, cacar monyet, dan HIV secara bersamaan, namun tidak ada cukup bukti untuk mendukung dugaan bahwa kombinasi tiga penyakit ini ini dapat memperburuk kondisi pasien. 

Berdasarkan gejala dan perjalanan baru-baru ini ke Spanyol, para dokter menduga pasien tersebut juga terkena cacar monyet, dan mereka mengumpulkan sampel untuk pengujian. Pria itu mengatakan bahwa saat berada di Spanyol, dia melakukan hubungan seks tanpa kondom dengan pria lain, yang telah menjadi faktor risiko cacar monyet selama wabah saat ini. Pada 6 Juli, ia dinyatakan positif mengidap monkeypox, HIV, dan COVID-19 – khususnya, varian BA.5.1 Omicron. 

Dalam laporan dokter menyimpulkan, mengingat pandemi SARS-CoV-2 saat ini dan kasus cacar monyet yang meningkat setiap hari, sistem kesehatan harus mewaspadai kemungkinan tersebut. Mempromosikan tes diagnostik yang tepat pada subjek berisiko tinggi, menjadi penting untuk pertahanan karena belum ada pengobatan yang tersedia secara luas atau profilaksis. 

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, klaim terdapat pria asal Italia menjadi pasien yang positif terinfeksi cacar monyet, Covid-19, dan HIV pada saat yang bersamaan, adalah benar

Kasus ini pertama kali dilaporkan dalam Journal of Infection yang berjudul “First case of monkeypox virus, SARS-CoV-2 and HIV co-infection” dan dipublikasikan tanggal 19 Agustus 2022. 

Pada laporan itu, seorang pria 36 tahun asal Italia dilaporkan positif terpapar cacar monyet, SARS-CoV-2, dan HIV terjadi secara bersamaan setelah berlibur selama lima hari di Spanyol. 

TIM CEK FAKTA TEMPO

** Punya informasi atau klaim yang ingin Anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami. Anda juga bisa melayangkan kritik, keberatan, atau masukan untuk artikel Cek Fakta ini melalui email cekfakta@tempo.co.id