Sesat, AS Kirim 4 Juta Dosis Vaksin Moderna yang Tiba di Indonesia Hanya 3 Juta

Jumat, 16 Juli 2021 13:44 WIB
 


 
Sesat, AS Kirim 4 Juta Dosis Vaksin Moderna yang Tiba di Indonesia Hanya 3 Juta

Gambar tangkapan layar sejumlah media online dibagikan di media sosial Facebook. Media-media online tersebut terlihat memiliki judul pemberitaan terkait perbedaan jumlah vaksin yang dikirimkan pemerintah Amerika Serikat (AS) dengan jumlah yang diterima Indonesia.

Gambar-gambar tangkapan layar itu dibagikan dengan narasi bahwa AS klaim kirim 4 juta dosis vaksin moderna, namun Jokowi mengaku hanya menerima 3 juta dosis. Salah satunya dibagikan akun Facebook ini pada 13 Juli 2021 dengan deskripsi, “Dasyattt... baru perjalanan AS ke Indonesia sudah susut 1 juta. Mirip-mirip anggaran daerah dari PUSAT ke DAERAH ke DESA lah ya... Pelakunya kalau nggak tuyul gondrong ya bajing loncat”.

Unggahan ini beredar di tengah upaya pemerintah mencapai target vaksin dengan program vaksinasi berbayar.

Hingga artikel ini dimuat, gambar tangkapan layar tersebut telah mendapat 65 komentar dan dibagikan sebanyak 95 kali.

Benarkah AS klaim kirim 4 juta dosis vaksin moderna, namun yang tiba di Indonesia hanya 3 juta?

PEMERIKSAAN FAKTA

Gambar tangkapan layar di atas bersumber dari berita yang dimuat situs pikiran-rakyat.com pada 13 Juli 2021 dengan judul yang identik, yakni: “AS Klaim Kirim 4 Juta Vaksin, Jokowi Mengaku Terima 3 Juta, Netizen: Lebih Percaya Omongan Pemerintah AS”.

Namun, dalam berita tersebut juga memuat penjelasan Duta Besar AS untuk Indonesia Sung Y. Kim. Kim mengucapkan selamat kepada Indonesia atas kedatangan tiga juta dosis vaksin Covid-19 Moderna pemberian pemerintah AS pada 11 Juli. Selanjutnya Pemerintah AS akan memberikan satu juta dosis tambahan kepada Indonesia sebagai bagian dari tahap pengiriman vaksin ini.

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim CekFakta Tempo menelusuri pemberitaan terkait melalui sejumlah media kredibel.

Dilansir dari Kompas.com, Sebanyak 1.500.100 dosis vaksin Covid-19 Moderna tiba di Indonesia pada Kamis, 15 Juli sore. Kedatangan vaksin pada Kamis ini merupakan kiriman tahap kedua asal Amerika Serikat (AS) itu.

"Hari ini kita kembali menerima kedatangan vaksin, jadi Moderna tahap kedua sebesar 1.500.100 dosis," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan pers melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Retno menuturkan, kedatangan vaksin ini merupakan dukungan kerja sama Pemerintah AS melalui jalur multilateral Covax Facility. Dengan kedatangan Kamis ini, jumlah vaksin Moderna dukungan kerja sama pemerintah AS untuk Indonesia melalui skema Covax yang sudah diterima adalah sebesar 4.500.160 dosis.

Berdasarkan arsip berita Tempo, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Y. Kim mengumumkan kedatangan 1,5 juta dosis vaksin Covid-19 itu, yang diberikan melalui program COVAX.

Pengiriman tersebut merupakan tambahan dari tiga juta dosis vaksin virus corona, yang tiba pada 11 Juli 2021. Dengan begitu, total sedekah vaksin virus corona dari Amerika Serikat untuk Indonesia sebanyak 4,5 juta dosis.

“Kami berupaya memberikan sebanyak mungkin vaksin yang aman dan efektif sehingga sebanyak mungkin orang Indonesia dapat divaksinasi secepat mungkin,” ujar Dubes Kim.

AS telah memberikan kontribusi senilai USD 4 miliar melalui Gavi atau Vaccine Alliance untuk COVAX Advance Market Commitment (COVAX AMC). Kontribusi Amerika Serikat itu, bisa membantu pembelian dan pengiriman vaksin COVID-19 untuk 92 negara berpenghasilan rendah dan menengah, termasuk Indonesia.

Sebelumnya, Penasehat Keamanan Nasional Amerika Jake Sullivan mengatakan, akan menyumbangkan empat juta dosis vaksin Moderna untuk Indonesia.

Dilansir dari VOA, Hal ini disampaikannya dalam pembicaraan telpon dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

“Sullivan menggarisbawahi dukungan Amerika pada rakyat Indonesia yang sedang melawan lonjakan kasus Covid-19. Sullivan mengatakan Amerika akan menyumbangkan empat juta dosis vaksin Moderna pada indonesia dan akan dikirimkan sesegera mungkin melalui COVAX,” seperti dikutip dari pernyataan tertulis Gedung Putih. Sabtu, 3 Juli 2021.

Reuters juga mengutip pernyataan tersebut. "Sullivan menyoroti pentingnya posisi pemerintahan Biden-Harris di Indonesia, Asia Tenggara dan mengakhiri pandemi secara lebih luas dan menjanjikan dukungan berkelanjutan dan keterlibatan tingkat tinggi.”

Lewat Twitter, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pun membenarkan pembicaraan telpon soal bantuan vaksin yang akan diberikan Amerika tersebut. Komunikasi tersebut dilakukan pada 2 Juli 2021.

“Kami gembira dengan pembicaraan telpon yang baik dengan Penasehat Keamanan Nasional Amerika, Jack Sullivan. Kami sangat menghargai keputusan pemerintah Amerika yang akan menambah satu juta dosis vaksin bagi Indonesia.”

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, klaim bahwa AS kirim 4 juta dosis vaksin Moderna, namun yang diterima Indonesia hanya 3 juta dosis menyesatkan. Pengiriman 4 juta dosis vaksin Covid-19 Moderna dari AS ke Indonesia terbagi dalam dua tahap. Pada tahap pertama AS memang hanya mengirimkan sebanyak 3 juta dosis vaksin yang tiba di Indonesia pada 11 Juli 2021. Kemudian AS kembali mengirimkan tambahan 1,5 juta dosis pada tahap ke dua yang tiba di Indonesia pada 15 Juli 2021. Dengan begitu, total donasi vaksin virus corona dari Amerika Serikat untuk Indonesia sebanyak 4,5 juta dosis.

TIM CEK FAKTA TEMPO


 


  •  

    Selengkapnya