Keliru, Video Pesawat Hilang 37 Tahun Lalu Mendarat Kembali

Jumat, 16 September 2022 17:46 WIB

Keliru, Video Pesawat Hilang 37 Tahun Lalu Mendarat Kembali

Sebuah video yang memperlihatkan pesawat hilang selama 37 tahun lalu kembali dengan selamat, beredar di Facebook pada 11 September 2022.

Video yang diedarkan oleh akun ini memperlihatkan pesawat bertuliskan Pan Amerika (Pan AM) dan diberi judul “37 Tahun Menghilang, Begini Kondisi Penumpang Dalam Pesawat..”.

Video ini mengisahkan perjalanan pesawat Pan Am 914 yang membawa 57 penumpang dari Bandara Internasional New York menuju Miami, Florida pada 2 Juli 1955. Tiga jam kemudian penerbangan 914 menghilang begitu saja dari radar di udara. Tiga puluh tujuh tahun kemudian, Pan AM 914 dikisahkan mendarat di bandara Caracas, Venezuela oleh petugas ACT bernama Juan de la Corte. 

Hingga artikel ini dimuat, video tersebut telah disaksikan lebih dari 1,2 juta kali dan mendapat 682 komentar. 

Tangkapan layar video yang beredar di Facebook dengan narasi kembalinya pesawat Pan AM 914 yang mendarat setelah 37 tahun menghilang

Apa benar pesawat Pan AM 914 mendarat kembali setelah 37 tahun menghilang?

PEMERIKSAAN FAKTA

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo menelusuri pemberitaan terkait melalui mesin perambah Google dengan menggunakan kata kunci Pan AM 914. Hasilnya, kisah Pan AM 914 tak ada dalam pemberitaan media kredibel.

Kisah pesawat Pan AM 914 yang diklaim mendarat kembali setelah 37 tahun menghilang hanyalah kisah fiktif yang dimuat tabloid Weekly World News pada 1993 dan dimuat kembali pada 1999.

Sejumlah fragmen pada video di atas identik dengan video yang pernah diunggah ke Youtube oleh kanal BRIGHT SIDE pada 27 Juni 2019 dengan judul, “A Plane Disappeared And Landed 37 Years Later.”

Fragmen yang identik terlihat pada menit 1:19 hingga menit ke 1:38 yang memperlihatkan seorang petugas Air Traffic Control (ACT). Fragmen identik lainnya terlihat pada menit ke 4:12 hingga menit ke 4:36.

Pada keterangan videonya, kanal BRIGHT SIDE mencantumkan catatan berupa rangkuman dari kisah Pan Am 914 ini. Diantaranya, bahwa terdapat banyak perselisihan tentang kredibilitas acara ini. Tabloid bernama Weekly World News adalah yang pertama meliput cerita ini.

Ada yang percaya bahwa penumpang pesawat Pan AM 914 akhirnya kembali ke rumah mereka. Kisah ini terus bermunculan di internet dan memantik minat penggemar paranormal.

Kisah Pan AM 914 sendiri dimuat tabloid Weekly World News edisi Mei 1993 halaman 72. Untuk meyakinkan pembacanya, tabloid ini menampilkan insert foto petugas ACT bandara Caracas, Venezuela, bernama Juan de la Corte.

Pada 7 September 1999, tabloid ini kembali menerbitkan kisah yang sama. Namun, kali ini petugas ACT bandara Caracas, Venezuela bernama Juan de la Corte, tampil dengan wajah yang sama sekali berbeda.

Organisasi pemeriksa fakta, Snopes.com, memastikan kisah yang dipublikasi oleh tabloid Weekly World News tersebut adalah palsu atau hoaks. 

Menurut Snopes, Weekly World News merupakan tabloid yang terkenal dengan ramuan cerita fiksi terkenal yang beredar pada kurun waktu antara 1979 dan 2007.

Selain menampilkan dua wajah yang berbeda dari sosok Juan de la Corte, keanehan lain dari kisah Weekly World News ini adalah foto pesawat yang digunakan bukanlah Pan Am Penerbangan 914.

Pesawat tersebut adalah pesawat DC-4 yang identik dengan gambar pesawat pada situs fotografi, alamy.com

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta Tempo, video dengan klaim pesawat Pan AM 914 mendarat kembali setelah 37 tahun menghilang adalah keliru

Kisah dalam video tersebut bersumber dari tabloid Weekly World News, sebuah tabloid yang kerap memuat cerita fiksi.

Foto pesawat yang dimuat tabloid tersebut bukanlah Pan AM 914, melainkan Foto pesawat sebagai DC-4. Sementara foto Juan de la Corte yang diklaim sebagai petugas ACT bandara Caracas, Venezuela, tempat Pan AM 914 mendarat 37 tahun kemudian juga ditampilkan secara berbeda dalam dua edisi terbitannya.

TIM CEK FAKTA TEMPO

** Punya informasi atau klaim yang ingin Anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami. Anda juga bisa melayangkan kritik, keberatan, atau masukan untuk artikel Cek Fakta ini melalui email cekfakta@tempo.co.id