[Fakta atau Hoaks] Benarkah Pengunjung Mall Grand Indonesia Teriaki Jokowi Tukang Bohong?

Minggu, 21 April 2019 16:54 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Pengunjung Mall Grand Indonesia Teriaki Jokowi Tukang Bohong?

Video berdurasi 38 detik dan berlogo Kompas TV beredar di WhatsApp, Ahad, 21 April 2019. Video itu memperlihatkan Presiden Jokowi yang juga calon presiden nomor urut 01 sedang mengunjungi Grand Mall Indonesia, Sabtu 20 April 2019.

Video Joko Widodo berkunjung ke Grand Indonesia beredar di WhatsApp dengan suara yang telah dimanipulasi.

Kehadiran Presiden Jokowi tampak merebut perhatian pengunjung Grand Mall. Sejumlah warga mendekati Jokowi untuk meminta berfoto bersama.

Tetapi dalam video muncul teriakan “Tukang bohong…tukang bohong…” hingga video berakhir.

 

PEMERIKSAAN FAKTA

Dalam laporan Tempo, Jokowi benar telah mengunjungi mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, pada Sabtu siang, 20 April 2019. Jokowi tiba sekitar pukul 13.30 WIB bersama Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir.

Setelah Jokowi tiba, ratusan pengunjung mall yang berkumpul di Lobby Amartha, gerbang tempat ia masuk bersorak, "Jokowi! Jokowi!".

Beberapa ada pula yang meneriakkan "Presiden! presiden!”.

Mereka berteriak di tepian pagar dekat eskalator, tempat Jokowi naik dari lantai dasar ke lantai 5. Di sepanjang jalan, Jokowi nampak berkali-kali meladeni permintaan foto para pengunjung, seperti yang tampak dalam video.

Kompas TV sendiri juga menayangkan video Jokowi ke Grand Indonesia itu dalam video berdurasi 58 detik di situsnya, yang bisa dilihat di tautan ini: http://bit.ly/2vkLI2V.

Tampilan video itu identik dengan yang beredar di WhatsApp.

Akan tetapi dalam video asli Kompas TV tersebut tidak ada teriakan “tukang bohong” sebagaimana dalam video yang beredar di WhatsApp. Dalam video asli, pengunjung Grand Indonesia mengelukan nama Jokowi.

Kompas TV menulis bahwa warga memadati setiap lantai mal yang dilintasi Jokowi. Warga ingin bersalaman atau foto bersama. Tak hanya itu, warga juga berteriak, "presiden, presiden, presiden."

 

KESIMPULAN

Dari pemeriksaan fakta di atas, bisa disimpulkan bahwa video yang memuat pernyataan “tukang bohong” adalah video hasil suntingan. Pada video asli Kompas TV tidak ada teriakan itu. Dengan demikian narasi yang menyebutkan bahwa pengunjung mall Grand Indonesia meneriaki Jokowi tukang bohong adalah keliru.

 

IKA NINGTYAS