Sebagian Benar, Aplikasi Cek Penerima Bantuan Sosial Kemensos

Jumat, 2 September 2022 20:52 WIB

Sebagian Benar, Aplikasi Cek Penerima Bantuan Sosial Kemensos

Sebuah artikel yang mengklaim ada empat aplikasi untuk mengecek daftar penerima bantuan sosial dari Kemensos, dimuat oleh sebuah situs pada Maret 2022. 

Keempat aplikasi tersebut yakni Cek Bansos, Aplikasi Cek Daftar Bansos PKH Online, Aplikasi Cek Bansos DTKS PKH Kemensos dan Aplikasi SIKS-Dataku.

Tangkapan layar sebuah situs yang disebarkan di media sosial Facebook tentang daftar aplikasi untuk mengecek bantuan sosial (bansos)

Benarkah keempat aplikasi tersebut adalah platform resmi untuk mengecek daftar penerima bansos?

PEMERIKSAAN FAKTA

Hasil verifikasi Tempo menunjukkan, dari empat aplikasi tersebut hanya dua platform yang resmi. Dua sisanya bukan platform resmi milik Pemerintah RI. 

Tim Cek Fakta Tempo memverifikasi klaim di atas dengan menelusuri link yang dibagikan. Berikut ini hasilnya:

1. Aplikasi Cek Bansos

Pemeriksaan foto aplikasi 1

Aplikasi ini benar diterbitkan oleh Kementerian Sosial. Dikutip dari laman Kemensos, aplikasi Cek Bansos adalah aplikasi resmi yang dikembangkan Kementerian Sosial. Masyarakat dapat mengakses dengan menggunakan ID pengguna yang telah diverifikasi dan diaktivasi oleh admin Kemensos. 

Pemilik ID dapat memberikan tanggapan kelayakan pada penerima manfaat yang dinilai tidak layak mendapatkan bantuan sosial dengan cara memilih ikon, mengisi alasan, pernyataan, lalu mengirim tanggapan. 

"Pemilik ID juga bisa mendaftarkan dirinya, keluarga, masyarakat lain, fakir miskin yang berada dalam satu desa atau kelurahan secara langsung pada tombol tambah usulan," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Agus Zainal Arifin, belum lama ini.

2. Cek Daftar Bansos PKH Online

Pemeriksaan foto aplikasi 2

Aplikasi ini bukan dikembangkan oleh Pemerintah RI, melainkan dibuat oleh Channel99 Developer. Tidak ada jaminan bahwa aplikasi ini aman digunakan oleh publik.

3. Cek Bansos DTKS PKH BPNT

Pemeriksaan foto aplikasi 3

Aplikasi ini juga dikembangkan oleh Channel99 Developer, bukan oleh Kemensos. 

4. Aplikasi SIKS-Dataku

Pemeriksaan foto aplikasi 4

Aplikasi ini dibuat oleh Kementerian Sosial untuk menyusun Data Terpadu Kesejahteraan Sosal (DTKS). Data ini berisi pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial, penerima bantuan dan pemberdayaan sosial, serta potensi dan sumber kesejahteraan sosial.

DTKS dikelola oleh Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin Kesos) dengan perbaikan data oleh pemerintah daerah melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial - Next Generation (SIKS-NG) sejak tahun 2017.

Informasi serupa bisa diakses melalui kanal YouTube Kemensos RI.

Bahaya di balik aplikasi tak resmi

Warga harus berhati-hati jika mengunduh atau menggunakan aplikasi di internet. Aplikasi yang tidak resmi, dapat berisi virus atau celah yang bisa mengakses data pribadi pengguna. 

Dikutip dari Tempo, perusahaan keamanan seluler, Zimperium, menerbitkan laporan analisis terbaru tentang ancaman yang datang terhadap Android selama paruh pertama 2022. Disebutkan, terdapat 10 virus trojan paling produktif yang telah mengincar 639 aplikasi keuangan atau perbankan yang tersedia di Google Play Store.

Situs yang menerbitkan artikel cek bansos tersebut juga tergolong bukan media kredibel karena memuat konten tanpa ada narasumber dan keterangan waktu pemuatan. Selain itu, situs tersebut tidak mencantumkan penanggung jawab media, susunan redaksi, nomor kontak, dan alamat perusahaan.

Padahal, ketentuan terkait ini diatur dalam Pasal 12 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers yang berbunyi "Perusahaan pers wajib mengumumkan nama, alamat, dan penanggung jawab secara terbuka melalui media yang bersangkutan; khusus untuk penerbitan pers ditambah nama dan alamat percetakan."

KESIMPULAN

Dari hasil pemeriksaan fakta, narasi pada artikel berjudul Aplikasi Cek Penerima Bantuan Sosial adalah Sebagian Benar.

Dari empat aplikasi yang disebutkan, dua di antaranya bukan aplikasi yang dibuat oleh oleh Kementerian Sosial RI.

TIM CEK FAKTA TEMPO

** Punya informasi atau klaim yang ingin Anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami. Anda juga bisa melayangkan kritik, keberatan, atau masukan untuk artikel Cek Fakta ini melalui email cekfakta@tempo.co.id