Rabu, 14 November 2018

[Fakta atau Hoax] Benarkah Ada Video Rekaman Nelayan Saat Lion Air Jatuh?

Rabu, 7 November 2018 10:56 WIB
 
[Fakta atau Hoax] Benarkah Ada Video Rekaman Nelayan Saat Lion Air Jatuh?

Kabar hoaks banyak beredar di media sosial setelah insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di Tanjung Karawang, Senin 29 Oktober 2018. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Balai Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, telah melansir sedikitnya empat informasi hoaks di media sosial yang beredar sejak kemarin.

Informasi lain yang muncul adalah sebuah video yang menggambarkan detik-detik jatuhnya pesawat di laut. Video itu dibagikan oleh akun Realdy Djammbuullah di Facebook pada 29 Oktober 2018.

Video itu berdurasi 1 menit 41 detik. Akun Realdy menuliskan pada dindingnya:

video dari saksi nelayan saat lion air jatuh,,,

#rip

Pada 30 Oktober 2018, video tersebut telah dibagikan sebanyak 18,7 ribu kali di Facebook.

Apakah video itu fakta atau hoaks?

Penelusuran Fakta

Postingan tersebut mendapatkan 1,1 ribu komentar. Sebagian mempercayai isi video itu sebagai fakta sebagian lagi menyebutkan video itu hoaks.

Dari komentar-komentar warganet, ada petunjuk yang bisa menjadi rujukan. Akun Fian Friyhatna salah satunya, berkomentar dengan membagikan link di Youtube yang memuat video utuh dari channel Naked Science yang dipublikasikan pada 18 Agustus 2014 berjudul Hijacked Plane Disaster - Water Crash Landing.

Naked Science adalah serial televisi dokumenter yang ditayangkan di National Geographic Channel. Program ini menampilkan berbagai studi yang terkait dengan sains dan teknologi.

Isi video Hijacked Plane Disaster - Water Crash Landing adalah bagian dari dokumenter “Extreme Machines - Fear of Flying : Crash Landing”. Dokumenter ini bercerita tentang pembajakan pesawat Boeing 767-200ER pada 23 November 1996 yang akhirnya menyebabkan pesawat itu jatuh ke laut lepas di Kepulauan Komoro, Samudera Hindia.

Pesawat Ethiopian Boeing 767-200ER yang dibajak pada 23 November 1996 menyebabkan pesawat itu jatuh ke laut lepas di Kepulauan Komoro, Samudera Hindia. WIKIMEDIA

Pesawat itu dibajak ketika dalam perjalanan dari Addis Ababa ke Nairobi pada layanan Bombay – Addis Ababa – Nairobi – Brazzaville – Lagos – Abidjan. Pelakunya adalah tiga orang Ethiopia yang akan mencari suaka ke Australia.

Karena kehabisan bahan bakar, pesawat yang dipiloti oleh Kapte Leuk Abate itu mendarat di Samudera Hindia, dekat Grande Comore, Kepulauan Komoro. Sebanyak 125 dari 175 penumpang dan awak pesawat tewas bersama para pembajak. Sedangkan sisanya selamat dan mengalami luka-luka.

Insiden tersebut adalah satu-satunya upaya pendaratan di air yang terdokumentasi. Video tersebut berdurasi total 7 menit 43 detik.

Potongan video pembajakan pesawat Boeing 767-200ER pada 23 November 1996 yang akhirnya menyebabkan pesawat itu jatuh ke laut lepas di Kepulauan Komoro, Samudera Hindia. AVIATION ACCIDENT DATABASE

Bila kita tonton isi video hingga selesai, terlihat bahwa unggahan yang dibagikan oleh akun Realdy Djammbuullah adalah memotong bagian video asli pada durasi 4:37 hingga 4:42. Potongan video ini kemudian diulang hingga lima kali dengan dibubuhi musik.

Kesimpulan

Dari penelusuran fakta itu dapat disimpulkan bahwa video yang diklaim berasal dari nelayan yang merekam jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 adalah keliru. Video itu memotong video dokumenter tentang pendaratan pesawat Boeing 767-200ER di Samudera Hindia pada 23 November 1996 yang dipublikasikan di Youtube.

IKA NINGTYAS

 

  •