Rabu, 14 November 2018

[Fakta atau Hoax] Apakah Ada Tumpahan Oli di Jembatan Layang Pesing, Jakarta Barat?

Selasa, 19 Juni 2018 22:01 WIB
 
[Fakta atau Hoax] Apakah Ada Tumpahan Oli di Jembatan Layang Pesing, Jakarta Barat?

Sejak Selasa pagi, 19 Juni 2018 beredar kabar berupa teks dan suara di grup-grup WhatsApp soal tumpahan oli di Jembatan Layang Pesing, Jakarta Barat.

Dalam rekaman terdengar suara laki-laki. Dia mengimbau agar pengemudi tak melintasi flyover Pesing, baik yang mengarah ke Jakarta maupun ke Tangerang.

Screenshot informasi hoaks terkait tumpahan oli di fly over Pesing yang beredar di Whatsapp Group dan menjadi viral di media sosial. Foto: Istimewa

"Jangan naik flyover Pesing. Di atas banyak tumpahan oli," ujar laki-laki itu. "Banyak korban jiwa yang berjatuhan di atas flyover Pesing."

Rekaman suara ini menyebar ke grup-grup WhatsApp (WA) sepanjang hari.

Kabar tersebut tersebar juga lewat teks ke grup-grup WhatsApp. Ini isinya:

Buat temen" yg mau ke arah Cengkareng atau sebaliknya ke arah Grogol, tolong jgn naek jalan layang Pesing, karena banyak tumpahan oli.. sudah banyak korban jatuh. Mohon infokan ke gryp yg lainnya agar tidak menjadi korban kejahatan orang yg tidak bertanggung jawab ... hati"...

Kabar itu menjadi viral karena disebarkan oleh anggota grup ke grup WhatsApp lainnya.

Apakah kabar soal tumpahan oli itu benar?

"Itu hoax. Lalu lintas di flyover Pesing aman," kata Kepala Kepolisian Resor Jakarta Barat Komisaris Besar Hengki Haryadi saat dihubungi Tempo, pada Selasa, 19 Juni 2018.

Ilustrasi flyover. TEMPO/Fakhri Hermasnyah

Hengki memastikan informasi tumpahan oli di jembatan layang atau flyover Pesing adalah kabar bohong alias hoax. Hengki menuturkan kepolisian setempat telah memeriksa lokasi.

Hengki meminta masyarakat berhati-hati dengan informasi bohong. Saat ini, kata dia, banyak beredar berbagai berita bohong, ada yang mengenai tumpahan oli atau soal begal.

LANI DIANA WIJAYA | UWD

Anda punya data/informasi berbeda, kritik atau masukan untuk artikel cekfakta ini? Kirimkan ke cekfakta@tempo.co.id

 

  •