[Fakta atau Hoaks] Benarkah Sekjen PBB Ucapkan Selamat Kepada Prabowo yang Terpilih sebagai Presiden?

Sabtu, 27 April 2019 13:15 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah Sekjen PBB Ucapkan Selamat Kepada Prabowo yang Terpilih sebagai Presiden?

Informasi yang menyebutkan bahwa Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa mengucapkan selamat kepada Prabowo Subianto yang memenangi Pilpres Indonesia 2019, beredar di media sosial dan website.

Informasi menyebar tentang Sekjen PBB mengucapkan selamat kepada Prabowo Subianto karena memenangi Pilpres 2019.

Informasi itu menyebar di WhatsApp berupa tangkapan layar berita dari kantor berita ANTARA berjudul “Sekjen PBB Ucapkan Selamat kepada Prabowo atas Terpilihnya menjadi Presiden RI”.

Terdapat logo United Nation atau Perserikatan Bangsa-bangsa. 

Berita tersebut kemudian sempat diunggah di dua website, http://www.kabartoday.co.id dan http://www.wavienews.com. Situs terakhir tidak bisa diakses kembali sekitar pukul 21.00 WIB.

Di Kabar Today, artikel itu ditayangkan sejak pukul 17.00 WIB dengan judul "Sekjen PBB Ucapkan Selamat Kepada Prabowo Sebagai Pemenang Pilpers 2019” dan telah dibaca 7 ribu kali.

Kabar Today mencantumkan sumber beritanya juga berasal dari ANTARA. Berikut potongan artikelnya:

Dilansir dari New York (Antara Kalbar/Xinhua-OANA) – Sekretaris Jenderal PBB Pedro Coelho, Minggu (21/42019), telah mengagetkan semua publik bahkan di dunia Internasional. Caelho menyampaikan “ucapan selamatnya yang hangat” kepada Prabowo Subianto, yang terpilih sebagai pemenang dalam pemilihan presiden Indonesia. Ucapan itu disampaikan Coelho melalui pesan di dalam pernyataannya yang dikeluarkan oleh juru bicaranya di New York pekan lalu.

 

PEMERIKSAAN FAKTA 

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-bangsa saat ini bukan bernama Pedro Coelho, melainkan Antonio Gutteres. Antonio —mantan perdana menteri Portugal itu, resmi dilantik sebagai Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggantikan Ban Ki-moon pada 12 Desember 2016 dan mulai bertugas per 1 Januari 2017. Ia menjabat sebagai sekretasi jenderal PBB hingga 2022.

Sementara Pedro Coelho (nama lengkap: Pedro Manuel Mamede Passos Coelho) adalah Perdana Menteri Portugal ke-118, yang menjabat sejak 2011 hingga 2015. Dia adalah pemimpin Partai Sosial Demokrat antara 2010 dan 2018.

Selain keganjilan itu, kantor berita ANTARA juga telah mengeluarkan pernyataan bahwa mereka tak pernah membuat berita berita dengan judul “Sekjen PBB Ucapkan Selamat Pada Prabowo Atas Terpilihnya Menjadi Presiden RI”

“Ini adalah berita bohong/hoax besar. Antara tidak pernah menulis berita ini,” kata Direktur Utama ANTARA, Meidyatama Suryodiningrat, kepada Tempo, Jumat 26 April 2019.

ANTARA kemudian menerbitkan artikel bantahan berjudul Hoaks, informasi ucapan selamat Sekjen PBB kepada salah satu paslon pilpres 2019. “Dari catatan berita yang ditelusuri di sistem milik ANTARA, tidak ada berita dengan isi dan judul tersebut,” tulis Antara.

Selain itu, lanjut ANTARA, Pemilu dan Pilpres 2019 hingga saat ini masih dalam tahap penghitungan suara manual yang dilakukan secara berjenjang dari TPS hingga ke KPU Pusat.

 

KESIMPULAN

Dari pemeriksaan fakta itu beredarnya informasi di media sosial bahwa Sekjen PBB mengucapkan selamat kepada Prabowo yang telah terpilih sebagai presiden Indonesia adalah keliru.

 

IKA NINGTYAS

 

  •