[Fakta atau Hoaks] Benarkah BJ Habibie Menyatakan Lawan Berat Prabowo adalah Kecurangan?

Kamis, 18 April 2019 16:53 WIB
 
[Fakta atau Hoaks] Benarkah BJ Habibie Menyatakan Lawan Berat Prabowo adalah Kecurangan?

Akun Ina AL Jufri Pandawa membagikan gambar BJ Habibie di beranda Facebooknya, 17 April 2019. Gambar itu disertai dengan kutipan yang diklaim sebagai pernyataan mantan presiden Indonesia itu : “Lawan berat Prabowo itu bukan Jokowi tp kecurangan”.

Unggahan itu terkait kemenangan pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin versi hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei soal Pemilihan Presiden 2019.

Dalam 20 jam, unggahan akun tersebut telah dibagikan 18 ribu kali di Facebook. [Sumber: http://bit.ly/2GnLjlr].

Pemeriksaan Fakta

Pernyataan BJ Habibie tersebut merupakan daur ulang dari beberapa disinformasi yang sudah beredar sebelumnya.

Pada 19 September 2019, misalnya, muncul disinformasi di Facebook yang mencatut nama BJ Habibie. Unggahan berupa tangkapan layar alias screen capture itu, tertulis: “Lawan berat Pak Prabowo itu bukan jokowi kalau hanya sekedar jokowi jalan mudah buat Pak Prabowo menuju kepemimpinan periode berikutnya 2019.”

Pernyataan itu diklaim disampaikan BJ Habibie dalam wawancara dengan CNN Indonesia bertajuk “Setelah 20 Tahun Reformasi”. Hasil penelusuran Tempo saat itu tidak menemukan pernyataan BJ Habibie tersebut ada dalam wawancara CNN Indonesia yang dipublikasikan di Youtube pada 22 Mei 2018. [Sumber: http://bit.ly/2Zjafn6].

Sebelumnya, nama presiden Indonesia ketiga itu juga dicatut dalam unggahan di halaman KataKita pada 1 Juni 2018.  Perbedaannya, tertulis bahwa BJ Habibie menyatakan lawan berat Jokowi bukan Prabowo.

Dalam laman Tirto, Sekretaris Pribadi Habibie, Rubijanto, menegaskan bahwa klaim yang muncul bukanlah pernyataan ataupun tulisan Habibie.

Rubijanto, mewakili Habibie, meminta agar pembaca ataupun penggunaan media sosial tidak mudah percaya dengan kabar dari media sosial. Apalagi situasinya terkait dengan kegiatan politik pemilihan.

"Kepada segenap handai taulan mohon tidak mudah terpancing berita di medsos (media sosial) terlebih pada musim menjelang pilpres atau pilkada yang baru lalu," terangnya.

Terlebih, menurut Rubijanto, konten palsu sangatlah mudah dibuat. Bahkan untuk kegiatan yang menghujat, mengadu domba dan menyalahkan pihak-pihak tertentu. [Sumber: http://bit.ly/2V6u6Xf].

Pernyataan “Lawan berat Jokowi bukan Prabowo” itu identik dengan yang disampaikan Wakil Ketua Relawan Jokowi (Rejo), Mudhofir Hamid, saat deklarasi dukungan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Minggu 6 Mei 2018.

Saat itu Mudhofir mengatakan: ”Musuh sesungguhnya Pak Jokowi bukan Prabowo, tetapi fitnah sesungguhnya,” kata dia. [Sumber: http://bit.ly/2GiJGWk].

Kesimpulan

Jadi, pernyataan “Lawan berat Prabowo itu bukan Jokowi tp kecurangan” yang diklaim berasal dari BJ Habibie adalah keliru. Pernyataan ini hasil ubahan dari disinformasi sebelumnya.

Ika Ningtyas

 

 

  •