Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Menyesatkan, Konten Berisi Klaim Tidak Ada Perubahan Iklim

Kamis, 20 Juni 2024 21:00 WIB

Menyesatkan, Konten Berisi Klaim Tidak Ada Perubahan Iklim

Sebuah video beredar di Facebook yang memperlihatkan pendiri saluran TV tentang cuaca, suhu udara, dan bencana alam, Weather Channel, John Coleman, yang mengatakan perubahan iklim hoaks belaka.

Video itu memperlihatkan Coleman tampil dalam wawancara CNN, yang mengatakan bahwa perubahan iklim hanya konsensus sejumlah ilmuwan. Menurutnya perubahan iklim bukan fakta, sementara sains atau ilmu pengetahuan harus bersandar pada fakta.

Dalam siaran itu, ia juga menyatakan kekecewaannya terhadap Weather Channel yang dahulu didirikannya, yang telah berbeda pendapat dengan dirinya. Saluran TV itu mengakui adanya pemanasan global. “TIDAK ada Pemanasan Global yang signifikan saat ini, belum pernah terjadi di masa lalu, dan TIDAK ada alasan untuk mengharapkan hal ini terjadi di masa depan.”

Namun, benarkah klaim-klaim yang diungkapkan Coleman itu?

PEMERIKSAAN FAKTA

Tempo melakukan verifikasi gambar atas video tersebut menggunakan mesin pencari. Ditemukan video tersebut identik dengan sebuah berita video daring, sebagai berikut:

Video yang beredar sesungguhnya memperlihatkan Coleman saat diwawancarai presenter CNN TV, Brian Stelter, yang tayang awal November 2014. Transkrip wawancara tersebut juga menjelaskan bahwa Coleman menyatakan tidak percaya adanya perubahan iklim.

Stelter sang presenter pun meluruskan situasi dalam wawancara tersebut dalam tulisannya di CNN. Dia mengatakan bahwa meskipun Coleman adalah pendiri Weather Channel, dia tidak mewakili saluran TV tersebut saat wawancara itu berlangsung.

Coleman merupakan salah satu pendiri Weather Channel tahun 1982. Namun satu tahun kemudian dia keluar dari saluran TV tersebut. Artinya saat wawancara itu berlangsung, Coleman sudah 31 tahun berpisah dengan Weather Channel.

Stelter dalam tulisannya juga menjelaskan bahwa terdapat laporan sebanyak 30 ribu karya ilmiah telah membahas perubahan iklim, yang menggambarkan banyaknya ilmuwan yang memberikan perhatian pada pada isu ini.

Bukti Terjadi Pemanasan Global

Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengatakan terjadinya perubahan iklim telah diakui para ilmuwan dalam Panel Perubahan Iklim Antarpemerintah (IPCC) yang didirikan tahun 1988.

Namun sesungguhnya adanya perubahan iklim tidak hanya berdasarkan kesepakatan sekelompok orang, melainkan juga dibuktikan dengan sejumlah data. Bukti-bukti itu meliputi suhu rata-rata permukaan bumi meningkat dan laut semakin menghangat.

Lapisan es di kedua kutub bumi menyusut, demikian juga gletser. Pengamatan di belahan bumi utara juga menunjukkan sisa es musim dingin berkurang dan lebih cepat mencair.

Selain itu, permukaan laut juga semakin tinggi, bersamaan dengan permukaan es Kutub Arktik yang semakin turun. Frekuensi kejadian alam ekstrim juga meningkat, demikian juga pengasaman air laut karena banyak menyerap karbondioksida yang dihasilkan manusia.

BBC lebih gamblang memperlihatkan data dan grafik peningkatan suhu rata-rata global per tahun, di mana tahun 2023 memiliki suhu tertinggi di antara tahun-tahun sebelumnya. Demikian juga level karbondioksida.

Penggunaan bahan bakar fosil memberikan dampak besar terhadap pemanasan bumi tersebut. Suhu rata-rata permukaan bumi secara global terus mendekati 1,5 derajat celcius, padahal bila sampai pada angka itu, kondisi alam akan semakin rusak dan mengancam kelangsungan makhluk hidup.

KESIMPULAN

Verifikasi Tempo menyimpulkan bahwa klaim John Coleman yang menyatakan pemanasan global hanya hoaks dan bukan fakta adalah menyesatkan.

Terjadinya pemanasan global telah diketahui menggunakan bukti-bukti berupa data dan fakta kondisi bumi. Terjadinya pemanasan global bukan kesepakatan sejumlah ilmuwan belaka, melainkan telah terbukti dengan data dan fakta yang terkumpul selama ini.

TIM CEK FAKTA TEMPO

**Punya informasi atau klaim yang ingin Anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami. Anda juga bisa melayangkan kritik, keberatan, atau masukan untuk artikel Cek Fakta ini melalui email cekfakta@tempo.co.id