Keliru, Jokowi Akan Hancurkan Amerika Serikat Jika Ikut Campur Urusan Rusia

Jumat, 23 September 2022 17:18 WIB

Keliru, Jokowi Akan Hancurkan Amerika Serikat Jika Ikut Campur Urusan Rusia

Sebuah akun Facebook membagikan video berjudul Indonesia Pasang Badan !! Jokowi Akan Hancurkan Amerika Serikat Jika Ikut Campur Urusan Rusia Ini.

Video tersebut menampilkan Presiden Indonesia, Joko Widodo, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, Presiden Rusia, Vladimir Putin dan Presiden Ukraina, Volodimir Zelensky.

Potongan video lain memperlihatkan pasukan militer, peralatan perang dan reruntuhan bangunan. Kemudian, narator dalam video itu membahas tentang invasi Rusia ke Ukraina. Kolase video yang diunggah pada Selasa, 13 September 2022 itu sudah mendapat empat ribuan tanggapan, 566 komentar dan 160 ribu kali tayang.

Tangkapan layar video yang beredar di Facebook dengan narasi Presiden Jokowi akan mengancurkan AS jika ikut campur urusan Rusia

Benarkah Indonesia pasang badan, Jokowi akan hancurkan Amerika Serikat jika ikut campur urusan Rusia ?

PEMERIKSAAN FAKTA

Hasil verifikasi Tempo menunjukkan, tidak ada pernyataan Jokowi mengancam hancurkan Amerika Serikat jika ikut campur urusan Rusia. Pertemuan Jokowi dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden dalam video itu membahas dampak perang Ukraina yang dapat mengancam pasokan pangan dunia serta kerja sama Amerika dengan ASEAN.

Untuk memverifikasi klaim di atas, Tim Cek Fakta Tempo memfragmentasi potongan video tersebut menjadi gambar. Selanjutnya ditelusuri menggunakan Google Reverse Image dan Yandex Image Search.  

Video 1 

Potongan video 1

Video detik ke-44 menunjukkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo sedang berjabat tangan dengan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden di lokasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 di Schloss Elmau, Jerman, Senin, 27 Juni 2022.

Foto tersebut sudah ditayangkan di Kompas.com dan diberi judul ‘Jokowi Bahas Dampak Perang Ukraina dalam 9 Pertemuan Bilateral di KTT G7’. Pada pertemuan itu Jokowi membahas dampak perang Ukraina dan Rusia terhadap rantai pasok pangan dunia dan menyampaikan upaya untuk menghentikan perang.

Dalam video ini Jokowi dan Biden dimunculkan kembali, namun konteks yang berbeda. Pada menit ke-4:58, mereka bertemu di Glasgow, Skotlandia pada 2 November 2021. Dikutip dari CNBC Indonesia, pada pertemuan bilateral itu mereka membahas beberapa isu penting seperti keamanan laut di kawasan Indo Pasifik, kondisi Myanmar, penanganan pandemi dan perubahan iklim.

Pertemuan lainnya di acara jamuan santap malam antara pemimpin negara ASEAN dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden, di Gedung Putih, Washington D.C Amerika Serikat, Kamis, 12 Mei 2022. Jokowi menyatakan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-Amerika Serikat merupakan momentum tepat memperkuat kemitraan ASEAN dan AS.

“Kemitraan ini sangat penting di tengah situasi dunia yang penuh ketidakpastian,” kata Jokowi dikutip dari Antara, Jumat, 13 Mei 2022.

Video 2

Potongan video 2

Pada menit ke-1:42, Presiden Amerika Serikat, Joe Biden dan Presiden Rusia, Vladimir Putin bertemu di Jenewa, Swiss, 16 Juni 2021.

Dalam arsip Majalah Tempo disebutkan, kedua pimpinan bertemu setelah mengikuti serangkaian pertemuan intens dengan sekutunya dari Pakta Atlantik Utara (NATO), Uni Eropa, Kelompok G7, yang beranggota Kanada, Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris dan Amerika Serikat. Saat itu, keduanya mengeluarkan pernyataan bersama tentang salah satu topik utama diskusi, yaitu Proliferasi nuklir. “Perang nuklir tidak dapat dimenangi, dan tidak boleh diperangi,” kata mereka.

Video 3

Potongan video 3

Potongan video berikutnya, Presiden Joko Widodo temui Presiden Rusia, Vladimir Putin di Kremlin, Rusia pada Kamis, 30 Juni 2022. Agenda ini merupakan upaya Jokowi untuk melanjutkan misi perdamaian antara Ukraina dengan Rusia. Video ini sebelumnya sudah dipublikasikan Kompas TV dengan judul ‘Jokowi Bertemu Putin Bawa Misi Damai Rusia-Ukraina: Saya Siap Jadi Jembatan’.

KESIMPULAN

Berdasarkan pemeriksaan fakta, narasi dan video Indonesia pasang badan, Jokowi akan hancurkan Amerika Serikat jika ikut campur urusan Rusia adalah menyesatkan.

Pertemuan Jokowi dengan Biden dalam video itu tidak ada membahas tentang Indonesia pasangan badan dan hancurkan Amerika Serikat jika ikut campur urusan Rusia.

Namun, potongan video yang menampilkan kedua pemimpin negara itu hanya membahas soal dampak perang Ukraina pada pasokan pangan. Lalu topik pembicaraan lainnya mengenai keamanan dan kemitraan ASEAN dengan Amerika Serikat.

Tidak hanya itu, Jokowi justru menginginkan agar perang dihentikan, terutama ketika dia menemui Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy di Istana Maryinsky, Kiev pada Rabu, 29 Juni 2022, dan Putin di Kremlin, Rusia pada Kamis, 30 Juni 2022.

TIM CEK FAKTA TEMPO

** Punya informasi atau klaim yang ingin Anda cek faktanya? Hubungi ChatBot kami. Anda juga bisa melayangkan kritik, keberatan, atau masukan untuk artikel Cek Fakta ini melalui email cekfakta@tempo.co.id